Banyak faktor yang dapat membuat seseorang mengalami konstipasi atau sembelit. Beberapa dapat dengan mudah dicegah dengan mengubah kebiasaan dan gaya hidup (walaupun peran faktor-faktor gaya hidup mungkin tidak sepenting yang diperkirakan sebelumnya). Seringkali, penyebab susah BAB berkaitan dengan masalah fisiologis atau penyakit.
Penyebab sembelit atau konstipasi
Berikut adalah penyebab konstipasi yang lebih umum:
Kurang olahraga
Orang yang berolahraga secara teratur umumnya tidak mengalami sembelit. Pada dasarnya, usus besar merespon aktivitas. Nada otot yang baik secara umum penting untuk pergerakan usus yang teratur. Otot-otot dinding perut dan diafragma semuanya memainkan peran penting dalam proses buang air besar. Jika otot-otot ini lemah, mereka tidak akan dapat melakukan pekerjaan dengan baik. Tetapi olahraga bukanlah obat untuk semua. Meningkatkan olahraga untuk meningkatkan konstipasi mungkin lebih efektif pada orang tua, yang cenderung lebih menetap, daripada orang yang lebih muda.
Opioid
Saluran pencernaan memiliki reseptor untuk opioid, dan sembelit dapat terjadi (atau memburuk) ketika orang mengambil obat nyeri opioid. Konstipasi yang diinduksi opioid terjadi pada sekitar 94% pasien kanker yang menggunakan opioid untuk rasa sakit dan 41% orang yang menggunakan opioid untuk nyeri kronis yang bukan kanker.
Obat lain
Sembelit adalah efek samping dari banyak resep dan obat bebas. Ini termasuk antasida yang mengandung aluminium, antispasmodik, antidepresan, obat penenang dan obat penenang, garam bismut, suplemen zat besi, diuretik, antikolinergik, penghambat saluran kalsium, dan antikonvulsan.
Irritable bowel syndrome (IBS)
Beberapa orang yang menderita IBS mengalami pergerakan usus yang lamban, mengejan saat buang air besar, dan ketidaknyamanan perut. Konstipasi mungkin merupakan gejala utama, atau bisa berganti dengan diare. Kram, gas, dan kembung juga biasa terjadi.
Penyalahgunaan obat pencahar
Pencahar kadang-kadang digunakan secara tidak tepat, misalnya, oleh orang yang menderita anoreksia nervosa atau bulimia. Tetapi bagi orang dengan konstipasi jangka panjang, penggunaan obat pencahar yang lebih lama mungkin merupakan solusi yang masuk akal. Di masa lalu, penggunaan jangka panjang beberapa pencahar dianggap merusak sel-sel saraf di usus besar dan mengganggu kemampuan bawaan usus besar untuk berkontraksi. Namun, formulasi laksatif yang lebih baru telah membuat hasil ini langka
Perubahan dalam hidup atau rutinitas
Bepergian dapat menimbulkan masalah bagi sebagian orang karena mengganggu pola makan normal dan rutinitas sehari-hari. Penuaan sering memengaruhi keteraturan dengan mengurangi aktivitas usus dan tonus otot. Kehamilan dapat menyebabkan wanita menjadi sembelit karena perubahan hormon atau karena rahim yang membesar mendorong usus.
Mengabaikan buang air besar
Jika Anda menahan buang air besar, untuk alasan apa pun, Anda mungkin mengundang sembelit. Orang-orang yang berulang kali mengabaikan keinginan untuk menggerakkan usus mereka pada akhirnya mungkin berhenti merasakan dorongan itu.
Tidak cukup serat dan cairan dalam makanan
Pola makan yang terlalu rendah serat dan cairan dan terlalu banyak lemak dapat menyebabkan konstipasi. Serat menyerap air dan menyebabkan tinja menjadi lebih besar, lebih lembut, dan lebih mudah untuk dilewati. Meningkatkan asupan serat membantu menyembuhkan sembelit pada banyak orang, tetapi orang-orang dengan sembelit yang lebih parah kadang-kadang menemukan bahwa peningkatan serat membuat sembelit mereka menjadi lebih buruk dan menyebabkan stres dan ketidaknyamanan.
Penyebab lainnya
Penyakit yang dapat menyebabkan konstipasi termasuk gangguan neurologis, seperti penyakit Parkinson, cedera tulang belakang, stroke, atau multiple sclerosis; gangguan metabolisme dan endokrin, seperti hipotiroidisme, diabetes, atau penyakit ginjal kronis; kanker usus; dan divertikulitis. Sejumlah kondisi sistemik, seperti scleroderma, juga dapat menyebabkan konstipasi. Selain itu, penghalang usus, yang disebabkan oleh jaringan parut (adhesi) dari operasi masa lalu atau striktur usus besar atau rektum, dapat menekan, memeras, atau mempersempit usus dan rektum, menyebabkan sembelit.
Posting Komentar untuk "Apa penyebab sembelit atau konstipasi?"
Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan topik pembahasan...